PENGEMBANGAN MODEL APLIKASI AKUNTANSI RANTAI PASOKAN PANGAN FUNGSIONAL YANG TRANSPARAN DAN AKUNTABEL DI TINGKAT DESA STUDI KASUS DI DESA CIPUTRI, KABUPATEN CIANJUR
Keywords:
Akuntabilitas, Model Aplikasi Akuntansi, Pangan Fungsional, Rantai Pasok, BUMDes, TransparansiAbstract
Indonesia memiliki sumber potensial pangan fungsional yang melimpah, namun masih menghadapi tantangan yang signifikan dalam mengembangkan dan mengoptimalkan sumber daya tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk berkontribusi dalam mengatasi tantangan tersebut melalui pengembangan model aplikasi akuntansi yang transparan dan akuntabel yang disesuaikan dengan kebutuhan rantai pasok pangan fungsional. Penelitian ini dilakukan melalui studi kasus di Desa Ciputri, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat. Penelitian berfokus pada perancangan model akuntansi rantai pasok pada tingkat desa, dengan analisis yang berpusat pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Ciputri. BUMDes tersebut secara aktif memproduksi bahan baku alami yang kaya akan senyawa bioaktif, termasuk gula aren, daun stevia, dan akar alang-alang. Permasalahan utama yang diidentifikasi adalah belum tersedianya informasi akuntansi rantai pasok yang secara khusus digunakan untuk mengelola bahan baku tersebut. Kondisi ini berdampak negatif terhadap petani, BUMDes, dan produsen dalam upaya meningkatkan kualitas, kuantitas, serta efisiensi hasil pertanian dan produksi pangan fungsional. Selain itu, meskipun BUMDes Ciputri telah mencapai omzet tahunan sekitar Rp1 miliar, BUMDes masih mengalami kesulitan dalam memanfaatkan sistem informasi akuntansi yang dimiliki untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas usaha.










