KAJIAN FASILITAS PEJALAN KAKI DI JALAN SUTAN SYAHRIR DAN JALAN K.H. AGUS SALIM PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT

Authors

  • SYARIF MUHAMMAD RAYHAN ALHADAD UNIVERSITAS TANJUNGPURA
  • SITI MAYUNI UNIVERSITAS TANJUNGPURA
  • SAID UNIVERSITAS TANJUNGPURA

Keywords:

Fasilitas Pejalan Kaki, Kepuasan Pengguna, Standar Teknis, Trotoar

Abstract

Fasilitas bagi pejalan kaki memiliki peran penting dalam sistem transportasi perkotaan, di mana trotoar harus memenuhi standar teknis yang ditetapkan. Namun, trotoar di Jalan Sutan Syahrir dan Jalan K.H. Agus Salim, Pontianak, masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti buruknya konektivitas, minimnya pencahayaan, serta keberadaan pedagang kaki lima. Kondisi ini menghambat mobilitas, meningkatkan risiko kecelakaan, serta menurunkan kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi eksisting trotoar di kedua jalan tersebut dengan mengacu pada pedoman teknis yang berlaku, menganalisis pemenuhan aspek-aspek standar teknis, serta mengukur tingkat kepuasan pengguna. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Skala Guttman dengan menyesuaikan pedoman standar teknis Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 03/PRT/M/2014 dan Pedoman 07/P/BM/2023 (Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, 2023) dan metode wawancara untuk kepuasan pengguna trotoar menggunakan Skala Likert. Responden penelitian terdiri dari 96 orang di setiap ruas jalan, termasuk pejalan kaki, pedagang kaki lima, komunitas lokal, dan masyarakat umum. Data aksesibilitas, konektivitas, estetika, dan fasilitas penunjang. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa banyak aspek trotoar yang masih belum memenuhi standar teknis yang berlaku. Di Jalan Sutan Syahrir, aspek keamanan, kenyamanan, dan estetika telah mencapai standar dengan nilai 100%, sedangkan aksesibilitas dan fasilitas penunjang masing-masing memperoleh nilai 67% dan 65%, yang masih perlu ditingkatkan. Namun, konektivitas hanya mendapat nilai 8%, menunjukkan adanya kendala dalam keterhubungan jalur pejalan kaki. Sementara itu, di Jalan K.H. Agus Salim, aspek keamanan tergolong cukup baik dengan nilai 75%, tetapi aspek kenyamanan (25%), aksesibilitas (42%), dan konektivitas (33%) masih rendah. Meski begitu, fasilitas penunjang dengan nilai 80% menunjukkan ketersediaan elemen pendukung yang cukup memadai. Analisis kepuasan pengguna menunjukkan bahwa trotoar di Jalan Sutan Syahrir umumnya dianggap "Nyaman," dengan aksesibilitas (91,3%), kenyamanan (85,8%), dan estetika (95,2%) memperoleh penilaian tinggi, meskipun konektivitas (56,5%) masih perlu ditingkatkan. Sebaliknya, trotoar di Jalan K.H. Agus Salim sebagian besar dinilai "Tidak Nyaman," dengan aspek kenyamanan (34,8%), konektivitas (46,3%), dan fasilitas penunjang (33,8%) memperoleh nilai rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa trotoar di jalan tersebut belum sepenuhnya mendukung mobilitas pejalan kaki secara optimal.

Downloads

Published

2025-12-15

Issue

Section

Articles