PENGGUNAAN METODE FMEA DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) MENGENAI LINGKUNGAN KERJA K3 PADA KOLAM RENANG PURI BETA
Keywords:
Fault Tree Anaylisis, Failure Mode and Effect Analysis, Occupational Health and SafetyAbstract
Faktor keselamatan kerja menjadi penting karena sangat terkait dengan pengunjung pada tempat tersebut. Semakin sedikit tersedianya fasilitas keselamatan kerja maka semakin kecil kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja. Kecelakaan kerja tidak saja menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi bagi pekerja dan pengunjung, tetapi juga dapat merusak lingkungan yang pada akhirnya akan berdampak pada masyarakat luas. Penelitian ini mengenai risiko di lingkungan kerja Kolam Renang Puri Beta yang terletak di Kecamatan Larangan dengan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi sistem K3 agar dapat meminimalkan kecelakaan kerja di sekitar kolam renang Puri Beta. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat 2 skor RPN terbesar, yakni 36 dan 32 yang mana kedua nya berada di aktivitas berenang. Kedua aktivitas tersebut memiliki skor RPN yang tinggi, karena kegagalan tersebut memiliki keparahan yang cukup serius serta pengendalian yang dilakukan pengelola masih rendah dan tidak dapat sepenuhnya untuk mendeteksi kegagalan tersebut. Lalu dengan adanya kegagalan tersebut, dapat menyebabkan hilangnya pengunjung yang sehingga dapat menurunkan pendapatan kolam renang. Pengendalian yang dapat dilakukan yaitu dengan memberikan obat merah, memperbaiki keramik kolam saat jam tutup, dan menyediakan lifeguard. Lalu dengan adanya pengolahan data menggunakan FTA, dapat diketahui penyebab dasar dari dua aktivitas tersebut. Adapun saran upaya perbaikan dari peneliti yang menggunakan 4 jenis hieararchy of controls.







