PENERAPAN TOYOTA PRODUCTION SYSTEM DALAM MENGURANGI PEMBOROSAN (WASTE) AKIBAT DEFECT PART PADA PROSES PRODUKSI STAMPING DI PT BELLSONICA INDONESIA
Keywords:
Toyota Production System, Waste, Defect Part, Stamping, Lean ManufacturingAbstract
Pemborosan (waste) berupa defect part merupakan salah satu permasalahan utama dalam proses produksi stamping karena berdampak pada peningkatan biaya produksi, penurunan efisiensi, dan kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Toyota Production System (TPS) dalam mengurangi pemborosan (waste) akibat defect part pada proses produksi stamping di PT Bellsonica Indonesia. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung di lantai produksi, pengumpulan data defect, serta identifikasi jenis pemborosan berdasarkan konsep TPS. Analisis dilakukan menggunakan diagram Pareto untuk menentukan defect dominan dan analisis sebab–akibat (fishbone) serta 5 Why untuk mengidentifikasi akar penyebab terjadinya defect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa defect part merupakan pemborosan yang signifikan pada proses stamping dan disebabkan oleh faktor manusia, metode kerja, mesin, dan material. Berdasarkan hasil analisis tersebut, diusulkan beberapa perbaikan berbasis TPS, seperti penerapan standard work, perbaikan metode kerja, dan peningkatan pengendalian kualitas. Penerapan usulan perbaikan diharapkan dapat mengurangi tingkat defect, meningkatkan efisiensi proses produksi, serta mendukung peningkatan kualitas produk.







