ARSITEKTUR FISIK DATABASE NoSQL: ANALISIS KOMPREHENSIF DARI LAPISAN PENYIMPANAN HINGGA AKSELERASI HARDWARE GENERASI BARU
Keywords:
NoSQL, Arsitektur Fisik, Storage Engine, Distributed Database, Hardware Acceleration, NVM, FPGA, RDMA.Abstract
Pertumbuhan eksponensial volume data telah mendorong adopsi luas database NoSQL, namun pemahaman tentang arsitektur fisik yang menopang performanya masih terfragmentasi dalam literatur yang ada. Penelitian ini menyajikan tinjauan literatur sistematis (systematic literature review/SLR) terhadap 32 publikasi terindeks dari IEEE, Springer, ScienceDirect, MDPI, dan ResearchGate yang terbit pada rentang 2021–2026, mengikuti pedoman SLR untuk rekayasa perangkat lunak mulai dari 147 artikel kandidat hingga 32 studi primer. Hasil kajian menunjukkan bahwa arsitektur fisik NoSQL dapat dipetakan ke dalam model hierarkis empat lapisan yang disebut Four-Layer Physical Architecture Model (FLPAM): hardware foundation, storage engine, distributed physical layer, dan hardware acceleration layer. Penelitian ini juga mengidentifikasi tiga tren dominan, yaitu disaggregasi sumber daya melalui NVMe-oF dan RDMA, pergeseran kecerdasan ke SmartNIC, serta konvergensi memori dan storage melalui non-volatile memory (NVM). Tidak ditemukan satu konfigurasi arsitektur fisik yang optimal secara universal; setiap pilihan hardware membawa trade-off yang harus diselaraskan dengan karakteristik beban kerja. Tiga celah penelitian utama diidentifikasi, yaitu ketiadaan benchmark standar lintas konfigurasi, minimnya studi empiris tentang dampak enkripsi quantum-resistant terhadap performa I/O, dan terbatasnya model total cost of ownership yang komprehensif. Temuan ini memberikan panduan praktis bagi arsitek sistem dalam merancang infrastruktur NoSQL untuk beban kerja write-intensive, read-intensive, mixed-workload, maupun edge computing.







